SBY Terima Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Bidang Pembangunan Berkelanjutan

Susilo Bambang Yudhoyono
Banyak mahasiswa ITB yang bingung tadi pagi, ada apa sih di ITB? kenapa begitu ramai? kenapa banyak mobil-mobil polisi berjaga di depan kampus? Sampai-sampi untuk masuk parkir saja butuh antrian yang sangat panjang. Nah, jawabannya ini, hari ini tepatnya pada tanggal 25 januari 2016 mantan presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meraih gelar doktor kehormatan pada bidang pembangunan berkelanjutan dari ITB. Penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada SBY tersebut merupakan bentuk penghargaan ITB atas kontribusinya dalam bidang ilmu pengetahuan dan perubahan cara berpikir ke arah pembangunan berkelanjutan. Walaupun SBY tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu RI, namun SBY masih memiliki dampak yang sangat besar bagi Indonesia.
SBY sangat dikenal luas di Indonesia dan internasional atas pemikirannya tentang trilogi pembangunan berkelanjutan. Trilogi ini didasarkan pada trilogi pada zaman Presiden Soeharto, yakni stabilitas, pertumbuhan, dan pemerataan. Trilogi ini tepat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini yang merata dan berkelanjutan, menurut SBY. Ia menambahkan bahwa apabila pembangunan saat ini tidak memperhatikan aspek lingkungan dan berkelanjutan, dampaknya akan berbahaya. Banyak program dan prestasi serta konsistensi SBY yang berjalan baik selama menjabat sebagai presiden.

Penganugerahan gelar doktor kehormatan oleh Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi kepada SBY

"Rasa lega bertambah. Karena menerima gelar di saat tak menjabat sebagai Presiden. Ini membebaskan ITB dan saya dari komentar yang menyebutkan agenda politik tersembunyi (atas penganugerahan tersebut)," kata SBY saat berpidato di aula barat ITB di Jalan Ganesa, Bandung, Senin (25/1/2016)

SBY sendiri sudah 10 kali menerima gelar doktor kehormatan, 
Berikut daftar 10 gelar honoris causa tersebut:
1. Doktor honoris causa bidang Ilmu Hukum dari Webster University St Louis, AS, pada September 2005
2. Doktor honoris causa bidang Ilmu Politik dari Thammasat University, Bangkok, Thailand, Desember 2005
3. Doktor honoris causa bidang Pertanian dari Universitas Andalas, Padang, September 2006
4. Doktor honoris causa bidang Media dan Pemerintahan dari Keio University, Tokyo, November 2006
5. Doktor honoris causa dari Tsinghua University, Beijing, Maret 2012
6. Doktor honoris causa dari Universiti Utara Malaysia, Desember 2012
7. Doktor honoris causa bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Nanyang Technological University Singapura, April 2013
8. Doktor honoris causa bidang Hukum Perdamaian dari Universitas Syiah Kuala, Aceh, September 2013
9. Doktor honoris causa dari Universitas Ritsumeikan, Jepang, September 2014
10. Doktor honoris causa bidang Pendidikan dan Kebudayaan dari Universitas Soka, Jepang, 2014

Post a Comment