Efek buruk terlalu lama
menatap gadget sangat berpengaruh untuk kesehatan mata. Data terakhir yang
dikeluarkan oleh Kominfo pada pertengahan tahun 2015 lalu adalah sebanyak 6%
masyarakat Indonesia yang menggunakan internet berada di dunia online selama
lebih dari 9 jam setiap harinya. Kebutuhan masyarakat Indonesia akan internet
dan gadget memang cukup tinggi, tidak hanya untuk hiburan dan komunikasi saja
tetapi juga untuk urusan pekerjaan. Dunia semakin mengandalkan sistem kerja
dengan digital ditambah dengan banyaknya perusahaan start up yang bergerak di
bidang IT sehingga kita memang menghabiskan banyak waktu untuk menatap layar
gadget. Jika tidak dijaga, radiasi pada layar gadget bisa mengganggu kesehatan
kita, apa saja gangguan kesehatan yang akan muncul?
Mata menjadi minus atau
rabun jauh
Jarak aman yang
disarankan antara mata dengan layar gadget setidaknya adalah 30 cm, namun ada
berapa orang yang mematuhi saran ini? Efek buruk terlalu lama menatap gadget
yang pertama adalah menurunnya kemampuan otot mata untuk berakomodasi dan
melihat jarak jauh. Ini karena mata kita terlalu lama menatap layar gadget
dalam jarak yang dekat sehingga otot mata menjadi terbiasa dengan objek yang
berjarak dekat.
Mata menjadi kering
Efek buruk terlalu lama
menatap gadget yang kedua adalah mata yang menjadi kering dan memudahkan untuk
terjadi iritasi. Mata yang kering dikarenakan frekuensi mengedip saat menatap
gadget menjadi berkurang. Umumnya, mata berkedip sebanyak 15 sampai 20 kali per
menit untuk melembabkan mata kembali. Mata yang kering selain bisa menyebabkan
mata mudah iritasi juga akan terasa gatal dan lelah sehingga membuat orang
cenderung untuk menguceknya dengan tangan. Padahal tangan merupakan bagian
tubuh yang paling banyak mengandung bakteri dan kuman.
Merusak penglihatan
karena radiasi dan sinar UV
Layar gadget baik itu
smartphone, tablet, komputer, laptop, atau televisi memancarkan gelombang
cahaya UV dan juga radiasi yang bisa merusak mata dalam jangka waktu yang lama.
Efek buruk terlalu lama menatap gadget ini terjadi apabila jarak mata kita
terlalu dekat dengan layar dan tidak mengistirahatkan mata dalam periode
tertentu. Beberapa orang memasang screen filter untuk mengurangi dampak ini.
Selain mengganggu pandangan, screen filter ini tidak banyak membantu. Atur
jarak tatap kita sesuai dengan yang disarankan, setiap 20 menit sekali alihkan
pandangan kita ke objek yang berjarak agak jauh selama 5 menit untuk
mengendurkan otot mata yang tegang.
Sakit kepala karena otot
mata yang tegang
Kita sering mengalami
sakit kepala setelah bekerja dan duduk seharian di depan layar komputer, salah
satu penyebabnya adalah karena terlalu lama menatap layar. Otot yang dipaksa
untuk terus melihat objek dengan jarak dekat menjadi tegang dan membuat
saraf-saraf di juga tertaik sehingga kepala terasa sakit. Demikian beberapa
poin mengenai efek buruk terlalu lama menatap gadget.
Comments
Post a Comment