Skip to main content

Posts

My favorite social media app in 2020: Tiktok

Buat yang masih mikir tiktok itu alay, plis coba dulu Saya sudah mulai main tiktok semenjak akhir tahun 2019, dan sejak awal tahun ini secara sangat rutin merekomendasikan tiktok kepada teman-teman saya. For me tiktok is so much fun, selama main tiktok ga pernah sekali pun saya merasa tidak terhibur, sama sekali tidak pernah. Berbeda dengan instagram, banyak banget postingan di IG yang membuat saya merasa insecure, jujur saja kalian pasti pernah seperti itu juga.  IG banyak banget isinya orang-orang pamer kehidupan pribadinya, makan di tempat mahal, barang-barang branded, bahkan sekedar lagu yg di dengerin di spotify pun bisa jadi hal yang dipamerin. Secara kualitas visual IG memang menang dari tiktok karena postingan IG memang lebih mengandalkan visual, tapi dari segi kualitas fun dan informatif, tiktok tremendously amazing. Ga, saya ga bermaksud menyerang IG kok, toh saya aja masih sering pake IG buat update story atau feed, saya cuma ingin bilang, bagi yang mengataka...
Recent posts

I'm back

Halo semuanya, sudah hampir 4 tahun saya tidak mengurus blog ini dan saya akan mulai rutin menulis lagi disini. Alasan saya berhenti menulis dulu adalah saya ingin fokus berkegiatan di kampus, baik kuliah maupun organisasi, dan berhubung sekarang saya sudah wisuda, saya rasa tidak ada alasan untuk tidak menulis lagi, hahaha sorry ya banyak alasan Kalo dulu saya banyak menulis tentang dunia perkuliahan, sekarang saya akan banyak sharing mengenai MBTI dan travelling, ya dua hal itu adalah hal yang menarik bagi saya untuk dishare. Sudah beberapa bulan terakhir ini saya sangat tertarik dengan MBTI, bagi yang follow saya di instagram mungkin tahu, banyak sekali pembahasan MBTI yang saya lakukan di akun tersebut. Sayangnya intagram kurang cocok untuk postingan dengan tulisan yang panjang, dan saya berencana untuk mulai menulis lagi di blog ini, semoga masih ada yang baca ya, hehe Segitu aja, terimakasih semuanya

Jahja Setiaatmadja : Setiap pekerjaan yang Anda lakukan akan menjadi investasi Anda untuk masa depan

Jahja Setiaatmadja, lahir di Jakarta 14 September 1955. Pada kesempatan Studium Generale di ITB lalu ia sempat bercerita tentang sedikit riwayat hidupnya. Jahja lahir dari keluarga yang sangat sederhana dimana ayahnya merupakan kasir di Bank Indonesia. Meskipun bekerja di Bank Indonesia, gaji yang diterima sang ayah hanya pas-pasan untuk hidup. Mengambil Hikmah di Setiap Kejadian Pada masa kecilnya sewaktu SD, Jahja muda pernah terkena musibah, waktu itu matanya kemasukan pecahan kacamata akibat dilempar batu oleh temannya, setelah pergi berobat bersama orang tuanya, dokter mengecek kondisi matanya, pengangkatan pecahan beling sudah dilaksanakan namun ada hal yang lebih membahayakan lagi, dokter mengatakan bahwa Jahja muda ternyata telah lama terkena trachoma, sebuah penyakit yang tidak akan diketahui oleh Jahja muda dan keluarganya jika tidak mengecek kondisi mata nya pada saat itu. Wajar saja penyakit ini memang tidak dapat diketahui dari awal Karena efeknya baru muncul pa...

Youtube Lebih dari TV?

Youtube dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi fenomena yang luar biasa di dunia sosial media, kelebihan yang dimiliki youtube sendiri membuat situs video steaming ini memiliki statistik traffic yang sangat tinggi, terbanyak ke 2 secara global mengalahkan facebook.com dan hanya kalah oleh google.com kalimat "Youtube lebih dari TV"  saya ambil dari youtuber Jovial Da Lopez dalam penggalan lagu SWAG, melihat fenomena yang nyata terjadi saat ini. mengakses situs youtube sudah seperti kebutuhan primer pengguna internet di seluruh dunia, terutama bagi kalangan muda. Youtube bukan hanya sebagai tempat berbagi video saja, dewasa ini youtube bertransformasi menjadi situs yang hampir menyediakan segalanya, kita bisa belajar online, live streaming, menonton film, blog, parody atau hanya sekedar mendengar musik saja. Hal inilah yang menyebabkan banyak youtuber-youtuber muda Indonesia bermunculan beberapa tahun belakangan ini, bagi mereka youtube bukan sekedar wadah untuk u...

"AMBISIUS", Sebuah Sikap Yang Memberi Perbedaan

Ditulis Oleh : Deden Hardian Ambisius, bukan kata yang jarang kita dengar. Dalam kamus KBBI, arti kata ambisius adalah berkeinginan keras dalam mencapai sesuatu. Ya, makna ambisius kurang lebih seperti itu: ngotot, kerja keras, ulet, ketun; kira-kira seperti itu lah. Terkesan sederhana, namun sifat ambisius ini adalah sifat yang akan memberikan perbedaan dalam kehidupan kita masing-masing. Kesuksesan bukan diraih dengan gampang begitu saja, melainkan dengan usaha kerja keras yang bertahan dalam waktu lama. Di lingkungan ITB, kata ambisius tidak asing lagi terdengar. Disini kata ambisius bertransformasi; ambisius-ambis-ngambis. Kata ambis adalah sebutan bagi mahasiswa yang sangat ambisius dalam belajar. Namun sayangnya, kata ambis justru dijadikan bahan ledekan buat seseorang yang sungguh-sungguh (terutama akademik ya, kalo sungguh2 di luar akademik dicapnya bukan ambis, tapi berdedikasi tinggi) "ambis lu!" "Dasar ambis, selo ae kali" ketemu temen ke perpu...

Daerah Kosan Favorit Anak ITB

Ditulis Oleh :  Deden Hardian Halo guys, berhubung sedang hangat-hangatnya penerimaan mahasiswa baru bagi universitas-universitas di Indonesia, nah saya akan bagikan sedikit info nih mengenai daerah kos-kosannya anak ITB, lets check it out:    1.   Cisitu Daerah cisitu merupakan daerah favorit anak ITB, hampir semua penduduk di Cisitu ini adalah mahasiswa ITB. Kelebihan daerah cisitu ini terletak dari faktor ini, suasana mahasiswa yang sangat terasa sehingga para mahasiswa cepat merasa nyaman. Cisitu terbagi atas 2 bagian, yaitu Cisitu Lama dan Cisitu Baru. a.     Cisitu lama satu-satunya angkot yang  melalui cisitu Cisitu lama terletak lebih jauh disbanding cisitu baru dari ITB, suasana cisitu lama sangat rasa mahasiswa karena sangat banyak mahasiswa ITB yang ngekos disini, kos-kosan disini tergolong cukup murah dan nyaman. Disini banyak ditemukan tempat makan yang enak dengan harga terjangkau. Hanya saja satu-satunya ...

Nadiem Makarim, Lulusan Harvard yang Jadi Juragan GO-JEK

Ditulis Oleh : Deden Hardian Siapa yang tidak tahu GO-JEK? Ya bisnis ojek online ini sempat menjadi perbincangan yang hangat sejak kehadirannya di Indonesia, berbagai macam pro dan kontra pun bermunculan satu-persatu, namun terlepas dari itu semua, gojek terbukti memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih kepada pelanggannya. Nadiem Makarim Nah, tau gak siapa pendiri bisnis ojek online ini? Nadiem Makarim lah otak dibalik keberhasilan gojek muncul ke tengah masyarakat dan mendapatkan kepercayaan yang positif dari masyarakat. Nadiem Makarim adalah lulusan dari Harvard, Ia kembali ke Indonesia untuk mendirikan PT Go-Jek Indonesia setelah melihat adanya peluang yang besar di bisnis transportasi berbasis teknologi. Pria lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School ini diketahui pernah bekerja di sebuah perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternama di Jakarta dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja disana. Diketahui pula ia ...