Skip to main content

Daerah Kosan Favorit Anak ITB

Ditulis Oleh : Deden Hardian

Halo guys, berhubung sedang hangat-hangatnya penerimaan mahasiswa baru bagi universitas-universitas di Indonesia, nah saya akan bagikan sedikit info nih mengenai daerah kos-kosannya anak ITB, lets check it out:

   1. Cisitu
Daerah cisitu merupakan daerah favorit anak ITB, hampir semua penduduk di Cisitu ini adalah mahasiswa ITB. Kelebihan daerah cisitu ini terletak dari faktor ini, suasana mahasiswa yang sangat terasa sehingga para mahasiswa cepat merasa nyaman. Cisitu terbagi atas 2 bagian, yaitu Cisitu Lama dan Cisitu Baru.

a.    Cisitu lama
satu-satunya angkot yang  melalui cisitu
Cisitu lama terletak lebih jauh disbanding cisitu baru dari ITB, suasana cisitu lama sangat rasa mahasiswa karena sangat banyak mahasiswa ITB yang ngekos disini, kos-kosan disini tergolong cukup murah dan nyaman. Disini banyak ditemukan tempat makan yang enak dengan harga terjangkau. Hanya saja satu-satunya angkot menuju daerah Cisitu lama yaitu angkot Cisitu-Tegallega (warna ungu) sehingga untuk urusan akses angkot hanya terbatas satu angkot itu saja, tapi jangan khawatir, daerah cisitu dekat dengan simpang dago sehingga dapat menggunakan angkot yang melalui jalan Juanda, sisanya jalan kaki.

b.   Cisitu baru
Cisitu baru memiliki kelas yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Cisitu lama, kos-kosan daerah ini agak lebih mahal dibandingkan Cisitu lama, hal ini tidak terlepas dari posisinya yang sangat strategis, cisitu baru berada dekat simpang dago yang mana merupakan jalur akses yang sangat baik. Untuk mencapai daerah ini, banyak pilihan angkot yang dapat digunakan, baik itu angkot cisitu-tegallega, kalapa-dago, dll. Jarak daerah ini ke kampus ITB juga tidak jauh sehingga dengan jalan kaki dapat ditempuh dalam waktu yang sebentar.

   2. Tubagus Ismail
Tubagus Ismail juga merupakan daerah yang banyak ditempati oleh anak ITB, selain anak ITB juga tidak sedikit anak UNIKOM, UNPAD dll yang tinggal di daerah ini. Untuk menuju ITB dapat menggunakan angkot sadang serang- caringin, daerah ini cukup jauh jika dicapai dengan jalan kaki. Makanya sebaiknya memiliki kendaraan pribadi saat tinggal disini.

   3. Pelesiran
Pelesiran merupakan daerah yang paling dekat dengan kampus ITB, jarak daerah ini ke ITB dapat ditempuh hanya dengan 5 menit jalan kaki saja, hanya saja lingkungan daerah ini kurang kondusif untuk dijadikan tempat tinggal mahasiswa, selain daerahnya dekat dengan tempat pembuangan sampah Taman Sari yang membuat daerah ini kurang bersih, daerah ini juga agak rawan dengan kejahatan, yang disebabkan banyaknya orang lalu lalang di daerah ini.

   4. Sangkuriang
asrama sangkuriang
Sangkuriang terletak lebih jauh dari cisitu lama dari ITB, daerah ini cukup aman, Karena dekat dengan kantor polisi dan ada kamp militer tni, hanya saja daerah ini masih sedikit mahasiswa yang tinggal ngekos, memang asrama Sangkuriang ITB terletak di daerah ini, hanya saja letak asrama itu cenderung lebih dekat ke Cisitu lama. Pilihan makanan di daerah ini juga belum terlalu banyak.

   5. Dago Asri
dago asri merupakan kawasan elit mahasiswa
Dago Asri merupakan kawasan elit anak ITB, kawasan ini memiliki harga kos-kosan yang tinggi karena fasilitas yang diadakan dari tiap-tiap kos juga sangat mewah, jalur angkot juga sangat susah untuk dicapai, makanya untuk tinggal di daerah ini, kendaraan bermotor adalah hal yang wajib untuk dimiliki.

Selain tempat-tempat diatas,ada beberapa tempat yang bisa dijadikan daerah yang cocok untuk ngekos bagi mahasiswa ITB, beberapa diantaranya yaitu Dipatiukur, Sekeloa, Cigadung, Cihampelas, dll. 

Comments

Popular posts from this blog

My favorite social media app in 2020: Tiktok

Buat yang masih mikir tiktok itu alay, plis coba dulu Saya sudah mulai main tiktok semenjak akhir tahun 2019, dan sejak awal tahun ini secara sangat rutin merekomendasikan tiktok kepada teman-teman saya. For me tiktok is so much fun, selama main tiktok ga pernah sekali pun saya merasa tidak terhibur, sama sekali tidak pernah. Berbeda dengan instagram, banyak banget postingan di IG yang membuat saya merasa insecure, jujur saja kalian pasti pernah seperti itu juga.  IG banyak banget isinya orang-orang pamer kehidupan pribadinya, makan di tempat mahal, barang-barang branded, bahkan sekedar lagu yg di dengerin di spotify pun bisa jadi hal yang dipamerin. Secara kualitas visual IG memang menang dari tiktok karena postingan IG memang lebih mengandalkan visual, tapi dari segi kualitas fun dan informatif, tiktok tremendously amazing. Ga, saya ga bermaksud menyerang IG kok, toh saya aja masih sering pake IG buat update story atau feed, saya cuma ingin bilang, bagi yang mengataka...

Bapak Beton Indonesia, Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata

Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata adalah nama  besar dalam dunia konstruksi Indonesia. Ia berperan andil dalam perencanaan bernagai proyek konstruksi, mulai dari proyek pembangunan jalan, bendungan, jembatan hingga gedung-gedung tinggi yang sebagian besar menjadi karya  langka di Indonesia. Prof.Dr.Ir.Wiratman Wangsadinata dilahirkan di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1935, ia adalah lulusan Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (ITB).Sebenarnya ia tidak pernah bercita­-cita akan menjadi insinyur sipil, ia justru berniat masuk jurusan Teknik Fisika. Tapi rupanya jurusan itu baru ditutup, dosen­-dosennya  yang orang Belanda pulang ke negerinya. Akhirnya ia memutuskan mendaf­tar di jurusan Teknik Sipil. Setelah lulus dari ITB ia langsung menjadi tenaga pengajar di Jurusan Teknik Sipil ITB. Berikut sedikit cuplikan rekam jejak beliau beliau: ·            Tahun 1960 ia lulus dari teknik sipil ITB · ...

"AMBISIUS", Sebuah Sikap Yang Memberi Perbedaan

Ditulis Oleh : Deden Hardian Ambisius, bukan kata yang jarang kita dengar. Dalam kamus KBBI, arti kata ambisius adalah berkeinginan keras dalam mencapai sesuatu. Ya, makna ambisius kurang lebih seperti itu: ngotot, kerja keras, ulet, ketun; kira-kira seperti itu lah. Terkesan sederhana, namun sifat ambisius ini adalah sifat yang akan memberikan perbedaan dalam kehidupan kita masing-masing. Kesuksesan bukan diraih dengan gampang begitu saja, melainkan dengan usaha kerja keras yang bertahan dalam waktu lama. Di lingkungan ITB, kata ambisius tidak asing lagi terdengar. Disini kata ambisius bertransformasi; ambisius-ambis-ngambis. Kata ambis adalah sebutan bagi mahasiswa yang sangat ambisius dalam belajar. Namun sayangnya, kata ambis justru dijadikan bahan ledekan buat seseorang yang sungguh-sungguh (terutama akademik ya, kalo sungguh2 di luar akademik dicapnya bukan ambis, tapi berdedikasi tinggi) "ambis lu!" "Dasar ambis, selo ae kali" ketemu temen ke perpu...