Skip to main content

Yuk Lihat Kepribadianmu dengan Tes DISC

Tes DISC adalah salah satu cara untuk menentukan ciri kepribadian kita, apakah kita termasuk orang yang tipe nya Dominant, Influencer, Steady, atau Compliant. Tes ini dikembangkan oleh seorang yang bernama William Moulton Marston dan jika Anda ingin lebih memahami berkaitan dengan tes DISC ini ada baiknya Anda membaca  buku yang dikarang olehnya yakni The Emotions of Normal People.
Mengapa saya sarankan kita untuk melakukan tes DISC ini? itu karena saat ini banyak perusahaan menggunakan tes ini untuk menentukan dimana posisi kita seharusnya dalam perusahaan tersebut,  Memang sudah seharusnya posisi kita ditempatkan sesuai dengan kepribadian kita masing-masing, untuk itu dalam melakukan tes ini kita diharapkan melakukannya dengan sejujur-jujurnya, dan mengisi jawaban dalam waktu seminimal mungkin.
Nah, bagaimana sih kepribadian yang dianalisa oleh tes DISC itu? ini saya paparkan sifat-sifat manusia yang dianalisis oleh tes ini:


1. Dominant
Individu ini suka tantangan, memberi keputusan yang cepat, berani berkonflik, percaya diri dan memiliki visi yang besar untuk mengubah lingkungannya. Individu ini akan menjadi tipe yang baik terhadap diri sendiri mau orang lain jika keadaan terdesak dan akan menjadi dominan, kurang komunikatif dan kurang memiliki pendekatan emosional kepada lingkungannya

Specialist
Control/mengatur
Kebutuhan emosional
Prestasi , memimpin, (orang lain patuh)
Tidak suka
Orang yang lamban, malas dan santai
Kekuatan
Tegas, kerjanya cepat, cepat memimpin
Kelemahan
Bossy, otoriter, tidak peka, tidak sabar, egois
Sumbangan bagi Kelompok
Mengambil inisiatif
Termotivasi
Hasil/tantangan
Pengendalian waktu/ fokus pada
Sekarang, sangat efisien
Kemampuan komunikasi
Satu arah, bukan pendengar yang baik
Memberi keputusan
Impulsive. Keputusan dengan target dalam hati
Dalam keadaan tertekan
otokrasi

2. Influencer
Memiliki ciri suka berhubungan dengan orang, dapat berkomunikasi dan bekerja dengan orang lain dengan baik, selalu antusias dan semangat, percaya kepada orang lain dan sangat menghargai orang lain. Individu ini sering menjadi inspirasi untuk orang disekitarnya dan selalu nyaman ketika di dalam kelompok. Individu ini tidak menyukai penolakan dari lingkungan, terkadang ceroboh dan tidak rapi atau teliti.

Specialist
Bersenang-senang
Kebutuhan emosional
Perhatian, pengakuan, penerimaan
Kekuatan
Bicara, optimis, humoris, gaul,mampu mempengaruhi orang lain, pandai menghidupkan suasana
Kelemahan
Tidak terorganisasi, suka melebihkan, tidak menyukai hal yang rumit
Sumbangan bagi Kelompok
Menghubungi anggota
Termotivasi
Pujian disetujui
Pengendalian waktu/ fokus pada
Yang akan datang, mencari hal baru/menarik
Kemampuan komunikasi
Antusias, stimulasi, kadang satu arah, memberi inspirasi
Memberi keputusan
Intuitive, cepat, banyak berhasil, banyak gagal
Dalam keadaan tertekan
Menyerang, argument

3. Steady
Sabar, tekun dan penuh perhatian. Pembawaannya tenang dan pendiam, tidak mudah bosan terhadap pekerjaan rutin. Menyukai ketenangan, tidak menyukai konflik dan menyukai lingkungan tidak banyak perubahan. Namun individu kalau kelompok ini, selektif dalam memilih teman, tidak menyukai perubahan yang mendadak dan cenderung keras kepala  jika sudah memiliki pendirian.

Specialist
Support, mendukung
Kebutuhan emosional
Damai, perhatian, dihargai
Kekuatan
Seimbang, tenang, tidak egois, menyenangkan
Kelemahan
Kurang bisa memutuskan, keinginannya tidak nampak
Sumbangan bagi Kelompok
Anggota yang setia
Termotivasi
Hubungan dengan teman/kelompok
Pengendalian waktu/ fokus pada
Saat ini. Banyak waktu untuk pendekatan pribadi
Kemampuan komunikasi
Dua arah, pendengar yang baik
Memberi keputusan
Kekeluargaan, keputusan yang lambat, tunggu saran
Dalam keadaan tertekan
pasrah

4. Compliant
Memiliki ciri yang menyukai hal yang berkaitan dengan detail, mengikuti  prosedur dan tanggung jawab. Individu dalam kelompok ini penuh pertimbangan, kritis, menyukai kesempurnaan, memiliki standar pekerjaan yang tidak dan akan serius untuk mewujudkannya. Namun kelompok individu ini lambat dalam mengambil keputusan, kurang dapat menerima kritik dan kurang dapat menerima perubahan lingkungan.


Specialist
Sistem/ melakukan dengan benar
Kebutuhan emosional
Stabil, tenang, tertib
Kekuatan
Kritis, tertib, terorganisir, kemampuan analisa baik, jangka panjang
Kelemahan
Sensitif, mudah depresi, banyak waktu persiapan, ingat yang negatif
Sumbangan bagi Kelompok
Konsentrasi pada detail
Termotivasi
Aturan/kualitas
Pengendalian waktu/ fokus pada
Masa lalu. Kerja jauh lebih lambat demi akurasi
Kemampuan komunikasi
Pendengar yang baik, terutama di kelompok
Memberi keputusan
Enggan, teliti, perlu banyak fakta
Dalam keadaan tertekan
Menyerang, argumen


gambaran sifat D,I,S,C

Apa gunanya kita mengetahui kepribadian kita anda dalam tes DISC ini? Seenggaknya kita dapat mengetahui tipe kepribadian kita, dan bisa memperkirakan pekerjaan yang cocok kita lamar. Sehingga antara diri kita dan pekerjaan yang akan dijalani tersebut tidak akan bertolak belakang. Selain itu juga dapat untuk memetakan kekuatan dan kelemahan sendiri agar lebih mengetahui diri sendiri
Nah, untuk mengecek kepribadianmu apa, ini saya menemukan tempat online gratis melakukan tes tesebut, http://www.123test.com/disc-personality-test/
Selamat Mencoba!!!

Comments

Popular posts from this blog

My favorite social media app in 2020: Tiktok

Buat yang masih mikir tiktok itu alay, plis coba dulu Saya sudah mulai main tiktok semenjak akhir tahun 2019, dan sejak awal tahun ini secara sangat rutin merekomendasikan tiktok kepada teman-teman saya. For me tiktok is so much fun, selama main tiktok ga pernah sekali pun saya merasa tidak terhibur, sama sekali tidak pernah. Berbeda dengan instagram, banyak banget postingan di IG yang membuat saya merasa insecure, jujur saja kalian pasti pernah seperti itu juga.  IG banyak banget isinya orang-orang pamer kehidupan pribadinya, makan di tempat mahal, barang-barang branded, bahkan sekedar lagu yg di dengerin di spotify pun bisa jadi hal yang dipamerin. Secara kualitas visual IG memang menang dari tiktok karena postingan IG memang lebih mengandalkan visual, tapi dari segi kualitas fun dan informatif, tiktok tremendously amazing. Ga, saya ga bermaksud menyerang IG kok, toh saya aja masih sering pake IG buat update story atau feed, saya cuma ingin bilang, bagi yang mengataka...

Bapak Beton Indonesia, Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata

Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata adalah nama  besar dalam dunia konstruksi Indonesia. Ia berperan andil dalam perencanaan bernagai proyek konstruksi, mulai dari proyek pembangunan jalan, bendungan, jembatan hingga gedung-gedung tinggi yang sebagian besar menjadi karya  langka di Indonesia. Prof.Dr.Ir.Wiratman Wangsadinata dilahirkan di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1935, ia adalah lulusan Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (ITB).Sebenarnya ia tidak pernah bercita­-cita akan menjadi insinyur sipil, ia justru berniat masuk jurusan Teknik Fisika. Tapi rupanya jurusan itu baru ditutup, dosen­-dosennya  yang orang Belanda pulang ke negerinya. Akhirnya ia memutuskan mendaf­tar di jurusan Teknik Sipil. Setelah lulus dari ITB ia langsung menjadi tenaga pengajar di Jurusan Teknik Sipil ITB. Berikut sedikit cuplikan rekam jejak beliau beliau: ·            Tahun 1960 ia lulus dari teknik sipil ITB · ...

"AMBISIUS", Sebuah Sikap Yang Memberi Perbedaan

Ditulis Oleh : Deden Hardian Ambisius, bukan kata yang jarang kita dengar. Dalam kamus KBBI, arti kata ambisius adalah berkeinginan keras dalam mencapai sesuatu. Ya, makna ambisius kurang lebih seperti itu: ngotot, kerja keras, ulet, ketun; kira-kira seperti itu lah. Terkesan sederhana, namun sifat ambisius ini adalah sifat yang akan memberikan perbedaan dalam kehidupan kita masing-masing. Kesuksesan bukan diraih dengan gampang begitu saja, melainkan dengan usaha kerja keras yang bertahan dalam waktu lama. Di lingkungan ITB, kata ambisius tidak asing lagi terdengar. Disini kata ambisius bertransformasi; ambisius-ambis-ngambis. Kata ambis adalah sebutan bagi mahasiswa yang sangat ambisius dalam belajar. Namun sayangnya, kata ambis justru dijadikan bahan ledekan buat seseorang yang sungguh-sungguh (terutama akademik ya, kalo sungguh2 di luar akademik dicapnya bukan ambis, tapi berdedikasi tinggi) "ambis lu!" "Dasar ambis, selo ae kali" ketemu temen ke perpu...