Skip to main content

Belum beruntung di SNMPTN? Selamat! anda-lah yang sebenarnya beruntung!





Halo pejuang SBMPTN 2015, belum beruntung di SNMPTN kali ini? jangan patah semangat karena sesuatu yang lebih indah menanti anda, SBMPTN!
Nah, hasil SNMPTN yang tidak sesuai harapan jangan terus-terusan disesali, masih banyak jalur untuk masuk ke perguruan tinggi, ada SBMPTN serta ada ujian-ujian mandiri lainnya, jadi, tenang saja!


Kenapa saya katakan bahwasanya kita yang tidak lulus SNMPTN sebenarnya lebih beruntung daripada mereka yang lulus, ayo simak hal-hal berikut ini:

1. Kita memiliki kesempatan untuk berada di jurusan dimana seharusnya kita berada
Bisa jadi kelulusan kita ke perguruan tinggi diundur Tuhan karena jurusan yang kita pilih belum sesuai dengan kepribadian kita sendiri, belum sesuai dengan passion kita, sehingga Ia memberi kita kesempatan untuk berpikir 2 kali dalam memilih jurusan.

2. Dimanapun nantinya kita lolos, kita lolos di jurusan dimana kita mampu bertahan disana
Permaslahan yang sering terjadi di perguruan
tinggi ialah mahasiswa yang memiliki masalah bidang akademik didominasi oleh lulusan SNMPTN, hal ini terjadi lantaran pemilihan SNMPTN tidak sepenuhnya mengacu pada kualitas calon mahasiswanya, banyak faktor lain seperti prestasi alumni dan sekolah di jurusan tersebut. Nah beruntunglah kamu yang lulus di SBMPTN atau ujian mandiri lainnya, kamu memiliki kapabilitas untuk berada disana, singkatnya kamu memang pantas!



3. Kita merasakan perjuangan yang panjang, sehingga kita lebih siap menghadapi tuntutan dunia perkuliahan
Masa rehat yang panjang yang dialami siswa yang lulus SNMPTN membuat mereka kehilangan beberapa ingatan tentang pelajaran SMA, nah kamu yang lulus di SBMPTN secara tidak langsung akan memiliki ilmu SMA yang mendalam, sehingga akan berguna di jurusan nanti


4. Kita tak perlu bolak-balik rumah-kampus untuk daftar ulang SNMPTN, hemat biaya bagi yang jauh
Fakta yang menarik pada tahun ini ialah pendaftaran ulang SNMPTN dilaksanakan saat berlangsungnya SBMPTN (9 Juni 2015), sementara itu pelaksanaan kuliah dimulai pada bulan Agustus/September (tergantung kebijakan kampus). Nah pendaftaran ulang ini dilakukan di kampus masing-masing tanpa boleh diwakilkan, akibatnya kita akan membayar transportasi yang mahal untuk daftar ulang. Bayangkan apabila rumah kita berada di pulau yang berbeda dengan universitas yang kita tuju, maka kita naik pesawat bolak-balik hanya untuk daftar ulang, apalagi bagi seorang muslim yang "wajib" mudik saat lebaran (bulan Juli).

5. Kamu berpeluang menjadi salah satu dari pejuang SBMPTN
Percaya atau tidak suatu saat nanti kamu akan tahu bahwa mereka yang lulus SBMPTN itu keren



Comments

Popular posts from this blog

My favorite social media app in 2020: Tiktok

Buat yang masih mikir tiktok itu alay, plis coba dulu Saya sudah mulai main tiktok semenjak akhir tahun 2019, dan sejak awal tahun ini secara sangat rutin merekomendasikan tiktok kepada teman-teman saya. For me tiktok is so much fun, selama main tiktok ga pernah sekali pun saya merasa tidak terhibur, sama sekali tidak pernah. Berbeda dengan instagram, banyak banget postingan di IG yang membuat saya merasa insecure, jujur saja kalian pasti pernah seperti itu juga.  IG banyak banget isinya orang-orang pamer kehidupan pribadinya, makan di tempat mahal, barang-barang branded, bahkan sekedar lagu yg di dengerin di spotify pun bisa jadi hal yang dipamerin. Secara kualitas visual IG memang menang dari tiktok karena postingan IG memang lebih mengandalkan visual, tapi dari segi kualitas fun dan informatif, tiktok tremendously amazing. Ga, saya ga bermaksud menyerang IG kok, toh saya aja masih sering pake IG buat update story atau feed, saya cuma ingin bilang, bagi yang mengataka...

Bapak Beton Indonesia, Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata

Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata adalah nama  besar dalam dunia konstruksi Indonesia. Ia berperan andil dalam perencanaan bernagai proyek konstruksi, mulai dari proyek pembangunan jalan, bendungan, jembatan hingga gedung-gedung tinggi yang sebagian besar menjadi karya  langka di Indonesia. Prof.Dr.Ir.Wiratman Wangsadinata dilahirkan di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1935, ia adalah lulusan Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (ITB).Sebenarnya ia tidak pernah bercita­-cita akan menjadi insinyur sipil, ia justru berniat masuk jurusan Teknik Fisika. Tapi rupanya jurusan itu baru ditutup, dosen­-dosennya  yang orang Belanda pulang ke negerinya. Akhirnya ia memutuskan mendaf­tar di jurusan Teknik Sipil. Setelah lulus dari ITB ia langsung menjadi tenaga pengajar di Jurusan Teknik Sipil ITB. Berikut sedikit cuplikan rekam jejak beliau beliau: ·            Tahun 1960 ia lulus dari teknik sipil ITB · ...

"AMBISIUS", Sebuah Sikap Yang Memberi Perbedaan

Ditulis Oleh : Deden Hardian Ambisius, bukan kata yang jarang kita dengar. Dalam kamus KBBI, arti kata ambisius adalah berkeinginan keras dalam mencapai sesuatu. Ya, makna ambisius kurang lebih seperti itu: ngotot, kerja keras, ulet, ketun; kira-kira seperti itu lah. Terkesan sederhana, namun sifat ambisius ini adalah sifat yang akan memberikan perbedaan dalam kehidupan kita masing-masing. Kesuksesan bukan diraih dengan gampang begitu saja, melainkan dengan usaha kerja keras yang bertahan dalam waktu lama. Di lingkungan ITB, kata ambisius tidak asing lagi terdengar. Disini kata ambisius bertransformasi; ambisius-ambis-ngambis. Kata ambis adalah sebutan bagi mahasiswa yang sangat ambisius dalam belajar. Namun sayangnya, kata ambis justru dijadikan bahan ledekan buat seseorang yang sungguh-sungguh (terutama akademik ya, kalo sungguh2 di luar akademik dicapnya bukan ambis, tapi berdedikasi tinggi) "ambis lu!" "Dasar ambis, selo ae kali" ketemu temen ke perpu...